Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat Program Studi S1 Pendidikan Teknologi Informasi di SMK Islam Batu
Batu, Selasa 17 Juni 2025 — Dalam menghadapi derasnya arus informasi dan kemampuan akan kesadaran digital kini menjadi kompetensi esensial, khususnya bagi pendidik. Menanggapi hal tersebut, Civitas Akademika Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi (PTI), Fakultas Teknik Universitas Negeri Surabaya (UNESA) mengadakan kegiatan bertajuk “Pelatihan Pengembangan Media Pembelajaran Menggunakan Chat GPT Bagi Guru SMK Islam Batu”.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan literasi digital serta pemanfaatan media digital di lingkungan pendidikan. Kegiatan ini diadakan secara langsung di SMK Islam Batu dan diikuti oleh guru SMK IslamBatu. Acara ini menghadirkan satu pemateri dari kalangan dosen PTI UNESA yang berkompeten di bidangnya. Ibu Dr. Yeni Anistyasari, S.Pd., M.Kom dengan menyampaikan materi penggunaan chatgpt dalam mendukung pengembangan media pembelajaran. Selain itu kegiatan ini juga didukung oleh beberapa dosen lainnya seperti Ibu Elvira Wardah, S.Pd., M.Ed., Nisa Dwi Septiyanti, S.Kom., M.Pd., M.Sc., Prof. Dr. Ekohariadi, M.Pd. Pada kegiatan abdimas ini diketuai oleh Ibu Dr. Yeni Anistyasari, S.Pd., M.Kom. Pihak SMK Islam Batu menyampaikan ungkapan terima kasih: “Terima kasih UNESA, semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi wadah yang bermanfaat untuk meningkatkan kompetensi Keluarga Besar SMK Islam Batu.”
Terselenggaranya kegiatan ini juga tidak lepas dari dukungan besar Ketua Program Studi Pendidikan Teknologi Informasi UNESA, Drs. Bambang Sujatmiko, M.T., yang memberikan arahan, dorongan, serta dukungan penuh sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Kehadiran dan perhatian beliau menjadi semangat tambahan bagi seluruh tim pelaksana untuk menjalankan kegiatan ini secara optimal. Dengan semangat tridharma perguruan tinggi, UNESA melalui Program Studi PTI berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat dalam proses transformasi digital yang etis, aman, dan bertanggung jawab. Ke depan, kegiatan seperti ini akan terus dikembangkan ke sekolah-sekolah lain, dengan cakupan materi yang lebih luas, termasuk digital parenting, pembelajaran berbasis teknologi, serta pencegahan radikalisme digital di lingkungan pendidikan. Dengan dilandasi semangat kolaboratif dan edukatif, kegiatan ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi penguatan budaya literasi digital di lingkungan sekolah, serta menjadi pengingat bahwa transformasi digital pendidikan hanya akan berhasil jika dimulai dari para pendidiknya.